Tag: Merlion

Solo Traveler, Is it Okay?

Solo Traveler, Is it Okay?

Pasti dari kita ada yang suka banget traveling kan? Apalagi jalan-jalan bersama orang-orang yang tersayang seperti keluarga, sahabat, atau pasangan kita. Lalu, bagaimana dengan solo traveler? Oke kah itu?
Well, aku akan mengulas tentang solo traveler. Sebenarnya sudah latepost seh, yaitu Juni 2016. Tapi tidak menjadi masalah. Yang terpenting bisa diambil hal positifnya saja, hehe…

Cerita solo traveler berawal dari adanya momen libur sekolah menurut Kalender Pendidikan (Kaldik) Sekolah Indonesia Kota Kinabalu (SIKK) Sabah Malaysia yakni tanggal 18 Juni 2016. Dalam hal ini guru-guru Indonesia diperbolahkan untuk pulang kampung ke Indonesia selama masa liburan tersebut. Yes, aku pun ingin memanfaatkan momen emas tersebut. April 2016 aku pun hunting tiket online. Aku pilih dua tiket, yaitu tiket dengan rute Kota Kinabalu – Kualalumpur (20 Juni 2016) dan Kualalumpur – Surabaya (21-22 Juni 2016). Untuk tiket pertama, transit di Kualalumpur sekitar 6 jam saja. Yang agak lama itu transit di Singapore pada tiket kedua, yaitu lebih dari 20 jam. Oke, jalan-jalan tipis-tipis cukup di Singapore saja.

Sony Z 8631.JPG
Saat di Changi International Airport SIngapore

Saat tiba di Bandara Changi 21 Juni 2016 aku sempat bingung. Bagaimana tidak, dengan barang bawaan saat itu lumayan berat yaitu satu tas jinjing agak besar, satu tas ransel, dan satu tas kecil. Aku dihadapkan beberapa opsi, menginap di hotel atau di airport saja. Akhirnya ku putuskan untuk bermalam di airport saja dan tas jinjing besar dititipkan di tempat penitipan barang dengan membayar beberapa dollar (agak lupa berapa). Selanjutnya aku ingin mencoba naik kendaraan kereta MRT (Mass Rapid Transit) menuju pusat kota di Singapore. Untuk bisa naik kereta tersebut, harus beli tiket dahulu melalui mesin dengan self-service. Aku saat itu agak bingung bagaimana menggunakan mesin untuk beli tiket tersebut. Lalu ada seseorang keturunan Tionghoa yang membantuku dan alhamdulillah tiket MRT sudah di tangan. Lalu aku dan orang yang membantuku tadi naik kereta MRT.

Sony Z 8640.JPG
Saat Naik Kereta MRT menuju Kota di Singapore

Kereta MRT tersebut berhenti di titik-titik tertentu (mirip seperti kereta commuter di Surabaya). Karena lokasi yang ku tuju adalah tempat yang ada Merlion-nya, jaraknya pun agak jauh dari bandara. Jadi ku nikmati saja perjalanan menggunakan kereta tersebut. Lalu aku pun tiba di kota. Aku berjalan sendiri dari gedung satu ke gedung yang lain. Di Singapore itu terdapat banyak gedung yang tinggi. Pemandangan di sana kebanyakan hotel, kantor, mall, dan bangunan lainnya yang super besar dan tinggi. Aku pun berkeliling ke sana ke mari, hehe… Tak lupa ku potret tempat yang unik dan bagus. Hehe….

Sony Z 8661
Bangunan Unik di Singapore

Hingga akhirnya aku menuju ke Merlion Park di mana di daerah tersebut ada icon Negara Singapore yaitu patung dengan gabungan mermaid (badan) dan lion (kepala). Di sana aku selfie dengan berlatarkan Marina Bay Hotel. Biasa, kalau ada momen, jangan lupa tuk diabadikan, hehe.

Sony Z 8675.JPG
Berfoto selfie dengan Berlatarkan Marina Bay Hotel

Saat aku lagi berdiri di sekitar Merlion Park, tiba-tiba datang seseorang asli India. Orang tersebut bekerja di Singapore sebagai chef. Oh ya, namaya Pramod Arya. Dia berbicara dengan bahasa Inggris, kalau dengan bahasa Indonesia tidak paham. Oke ku bercakap-cakap dengannya menggunakan bahasa Inggris juga seadanya. Hehe… Dia menawarkan bantuan untuk memotretku. Well, dengan senang hati.

Sony Z 8739.JPG
Pemandangan Marina Bay

Kemudian baterai handphone-ku habis dan powerbank pun habis baterai. Wah sayangnya saat itu. Sudah jauh-jauh ke Singapore, tapi baterai habis. Tapi alhamdulillah masih bisa berfoto menggunakan handphone milik Pramod. Oke, lanjut mengabadikan momen lagi (mumpung di sini, di Singapore. ehehe).

Sony Z 8721
Suasana Keramaian Merlion Park

Tak lupa kami berdua juga foto bareng biar ada kenangan gitu. Nanti kan tidak tahu akan ketemu lagi apa tidak. Jadi tidak ada salahnya dong, hehe.

Sony Z 8723.jpg
Bersama Pramod Arya

Senangnya saat itu bisa berfoto ria di tempat yang mungkin susah untuk ke sana lagi. Tapi masalahnya satu, hp-ku mati, lha bagaimana cara kirim foto-foto saya dari hp kawanku tadi. Hmhm, tenang bah. Masih bisa kok kirim via whatsapp nanti. Jadi aku pun memberikan nomor WA-ku padanya agar dia kirim semua foto yang di Merlion Park (yang ada aku-nya).

Sony Z 8717.jpg
Keseruan bersama Merlion, hehe…

Berikutnya, kawanku pun beranjak untuk melanjutkan pekerjaannya. Aku pun sendiri lagi. Tapi it’s ok. Aku masih ada hp cadangan seh sebenarnya. Cuma hp biasa, tapi masih bisa berfoto ria. Meski tidak ada kamera depan, masih bisa diakali lha. Hehe… Foto berikut ini juga ku jadikan foto sampul di facebook. Hasilnya pun tidak mengecewakan juga kok (padahal mencoba berkali-kali dan banyak hasil kurang sesuai diinginkan. Maklum tiada front camera, hehe).

Sony Z 9286.jpg
Selfie lagi…

Memang butuh usaha berkali-kali saat menggunakan hp dengan kamera belakang saja. Tapi untungnya masih ada tongsis yang cukup membantu. Jadi yang biasanya layar handphone menghadap kita, sekarang layar tersebut membelakangiku. Heheh…

Sony Z 9283.jpg
Bersama Merlion Putih

Oke, salanjutnya aku meninggalkan Merlion Park dengan segala kenangannya. Aku berkeliling lagi di sekitar gedung-gedung tinggi dan kemudian lanjut naik kereta MRT lagi menuju airport. Malamnya aku standby di bandara saja sambil mengecash handphone di tempat charging station. Karena handphone yang ku gunakan pakai kartu SIM Malaysia, maka kartu tersebut tidak bisa dipakai di bandara. Lalu aku meminta password wifi di airport agar bisa membuka internet.

Sony Z 8737.JPG
Registrasi Wifi di Changi Airport

Malam itu aku agak takut jika foto-foto di sekitar Merlion Park tidak dikirim oleh kawan baruku tadi. Tak lama kemudian ada whatsapp dari Pramod dan alhamdulillah foto-foto tadi dikirim juga padaku. Dan malam ini tidur di bandara. Aku ambil posisi di tempat duduk panjang yang bisa dibuat tidur. Dan keesokan harinya aku lanjut flight ke Surabaya. Okay, See you, Singapore !
And Welcome, Surabaya !

Sony Z 9296.jpg
Siap Landing di Juanda International Airport 22 Juni 2016

Itulah pengalamanku sebagai solo traveler di Singapore. Ada pesan dariku buat pembaca. Jika akan traveling ke tempat manapun, usahakan baterai handphone atau kamera diisi penuh. Jangan seperti aku yang belum apa-apa baterai hp sudah habis., hehe… Lalu, hati-hati saat berjalan sendirian, tetap jaga barang bawaan kita dengan baik. Dan satu lagi, selalu berdoa di manapun dan kapan pun berada.

Semoga bermanfaat, Thank You.

Advertisements